Friday, April 25, 2014
Breaking News

Pembangunan Pasar Sedan Lamban

Lamban : Kondisi Terkini pasar Sedan yang sedang dibangun. Proses pembangunan dinilai banyak pihak lamban dan diprediksi tidak akan sesuai dengan target, November depan. (Foto:M Ilyas al-Musthofa).

SEDAN, Suararembang.net – Proses pembangunan pasar Sedan yang sudah dimulai Agustus tahun lalu melalui pengembang PT Sami Jaya dinilai oleh banyak pihak terlalu lamban. Hal itu jika berkaca pada capaian pembangunan hingga Sepetember ini yang masih belum memasuki tahap penyelesaian akhir.
Menurut kepala Desa Sedan, M Saikhu, Rabu (12/9), berdasarkan hasil pertemuan antara pengembang dengan warga pada Juni lalu, November ini pembangunan pasar harus benar-benar selesai. Namun, melihat kondisi terkini, ia pesimistis hal itu bisa tercapai.
“Rasanya kok sulit November bisa selesai, banyak yang masih belum terselesaikan, praktis hanya bagian depan saja yang bisa dikatakan seratus persen rampung,” ungkap Saikhu di kediamannya, Desa Sedan.
Saikhu membenarkan, bahwa lambannya pembangunan juga disebabkan oleh beberapa hambatan di lapangan, seperti polemik kepemilikan lahan timur pasar yang sempat disengketakan anatara warga dan pengelola pasar.
“Memang ada beberapa kendala, selain status lahan sebelah timur pasar yang sempat menimbulkan polemik, juga masih ada sejumlah pedagang yang belum memenuhi kewajibannya,” cetusnya.
Kewajiban yang dimaksud, menurut Saikhu adalah kesepakatan pembayaran uang muka 30 persen dari harga kios kepada pengembang, yang perinciannya 5 persen dibayar saat mendaftar dan 25 persen dicicil hingga Agustus kemarin.
“Sepertinya memang masih ada segelintir pedagang yang belum memenuhi tanggung jawab itu,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan catatan Suararembang.net, Kepala Dinperindagkop dan UMKM Kabupaten Rembang, Munthoha, saat meninjau pembangunan pasar Juni lalu, pernah menyatakan bahwa pembangunan sudah memasuki tahapan 70 persen.
Selain itu, ia juga menegaskan bagaimanapun juga proses pembangunan pasar harus sudah selesai pada bulan Agustus lalu atau sesuai dengan masa kontrak yang telah ditanda-tangani oleh pihak pengembang.
Masih belum jelasnya penyelesaian pembangunan pasar Sedan tidak membuat pedagang resah, justru sebaliknya ada segelintir pedagang yang tidak mempersoalkan hal itu. Mereka beralasan, pasar darurat pada lokasi kantor kecamatan lama sudah cukup bisa membuat mereka mendapatkan hasil yang sama.
“Belum selesai tidak masalah, ya sambil kita mempersiapkan segala sesuatunya. Di sini juga sama saja, tetap mendapatkan hasil,” tutur Siti Fatimah, salah seorang pedagang kepada Suararembang.net.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>