Saturday, July 26, 2014
Breaking News

Masuki Musim Hujan KPH Kebonharjo Tingkatkan Pengawasan Hutan

Sale-Seiring datangnya musim hujan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo meningkatkan pengawasan hutan.

Seperti disampaikan Djono, Humas KPH Kebonharjo, Senin 15/11 di Rembang. Hal tersebut dimaksudkan mengantisipasi maraknya pencurian kayu di hutan. Karena menurut ia hujan seringkali memaksa petugas untuk berdiam di pos jaga. Oleh karenanya hal tersebut dimanfaatkan oleh sebagian blandong pencuri kayu jati.

“Ada trend meningkatnya pencurian seiring datangnya musim panghujan. Mengantisipasi hal itu kita akan lebih meningkatkan pengawasan hutan. Dengan memaksimalkan kerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan. Karena selama ini hubungan KPH Kebonharjo dengan seluruh LMDH sudah sangat harmonis,” kata ia.

Tanpa peran serta LMDH, KPH Kebonharjo menurut Djono tidak akan mampu mengamankan hutan secara maksimal. Apalagi sampai mendapat sertifikat internasional Pengelolaan Hutan Lestari (PHL). Selain itu, kata ia, masyarakat sekitar hutan di wilayahnya sudah memiliki kesadaran yang sangat luar biasa. Kesadaran untuk menjaga kelestarian hutan.

Heri Utoro, salah seorang pengamat dan pecinta kehutanan setempat memuji langkah yang telah dilakukan oleh KPH Kebonharjo.

“Patut dijadikan contoh oleh KPH lain. Karena KPH Kebonharjo mampu menunjukkan prestasinya dalam hal menjalin kerjasama yang baik dengan masyarakat sekitar hutan. Kecakapan semacam ini mesti dimiliki agar menumbuhkan rasa handarbeni (memiliki:red) kepada masyarakat sekitar hutan,” kata ia.

Guru Sekolah Menengah Kehutanan ini juga mengungkapkan bahwa fihaknya juga telah menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan. KPH Kebonharjo menurut ia telah menemukan formula yang tepat dalam menjaga kelestarian hutan di wilayahnya.

Dia berharap kerjasama yang baik ini senantiasa dijaga dan sebisa mungkin ditingkatkan. Karena dengan sistem yang sudah berjalan, menurut pengamatan ia, telah mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar hutan. Dengan memanfaatkan lahan hutan sebagai tempat mengais rejeki sampingan selain kerja pokok mereka. (Zam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>