Tuesday, September 2, 2014
Berita Terbaru
Home > Headline > Madu Kismo Tercebur Tambak, Dua Penumpang Luka

Madu Kismo Tercebur Tambak, Dua Penumpang Luka

Bus Madu Kismo terjun ke tambak Desa Purworejo Kecamatan Kaliori

Bus Madu Kismo terjun ke tambak Desa Purworejo Kecamatan Kaliori

REMBANG, MataAirRadio.net - Bus Madu Kismo yang melaju dari arah Jakarta terjun ke tambak di wilayah Dusun Tambak Omben Desa Purworejo Kecamatan Kaliori setelah mengalami selip roda saat hendak menyalip kendaraan di depannya di Jalur Pantura setempat, Kamis (21/2) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio dari lokasi kejadian, bus warna hitam bernomor polisi K 1705 BD tersebut tinggal mengangkut sepuluh orang penumpang saat kecelakaan terjadi. Dua orang terluka ringan akibat kejadian tersebut dan langsung dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk menjalani perawatan.
Priyanto (30), seorang kru bus yang merupakan warga Tlogowungu Kabupaten Pati mengaku, kecepatan bus tidak terlalu tinggi sehingga tak sampai menimbulkan akibat yang serius.

Saat kejadian, jalanan di Jalur Pantura setempat memang licin akibat guyuran hujan dan gerimis sejak dini hari. Bus Madu Kismo yang nahas ini sebenarnya akan membawa penumpang dari Jakarta menuju Bangkalan, Madura.

Sopir bus Arif Gunawan (30), warga Kepunduhan Kecamatan Kramat Kabupaten Kendal menyatakan dirinya tidak sedang mengantuk sebelum kecelakaan terjadi. Ia menegaskan, dirinya sedang akan menyalip truk trailer di depannya. Namun belum sampai menyalip, roda armadanya tiba-tiba selip sehingga bus tak bisa dikendalikan dan akhirnya tercebur ke tambak.

Kasatlantas Polres Rembang Ajun Komisaris Polisi Dudi Pramudia meminta setiap sopir agar tidak memaksakan menyalip jika cuaca buruk dan hujan deras menghalangi pandangan. Apalagi hujan akan membuat jalanan menjadi licin dan rawan menggelincirkan roda kendaraan.

Sementara itu, dua korban terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit masing-masing Abdul Manan, warga Pondok Kopi Jakarta Timur dan Heru Setiawan warga Desa Selopuro Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Para penumpang lainnya melanjutkan perjalanan ke tujuan mereka masing-masing setelah dioper ke bus lain. Bangkai bus masih teronggok di tambak setidaknya hingga Kamis (21/2) siang. (Pujianto)

One comment

  1. waduh kasihan Busnya,,,,masih baru Legacy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*