Thursday, April 24, 2014
Breaking News

Ultah Rembang, Warga Perbatasan Sorot Infrastruktur dan Korupsi

Jalan di Desa Bogorejo Kecamatan Kaliori Ditanami Pisang Beberapa Waktu Lalu

Jalan di Desa Bogoharjo Kecamatan Kaliori Ditanami Pisang Beberapa Waktu Lalu.

SALE, MataAirRadio.net - 27 Juli 2013, Kabupaten Rembang tepat berusia 272 tahun. Di balik sejumlah prestasi di antaranya keberhasilan mempertahankan Adipura dan penghargaan Kabupaten Layak Anak, ada sejumlah kenyataan yang disorot warga terhadap perkembangan kabupaten ini.

Warga di kawasan Perbatasan Sale dengan Jatirogo Jawa Timur menyuarakan kritikan kepada Pemerintah Kabupaten Rembang agar bisa mengimbangi slogan “Bangkit” yang diusung. Bangkit itu bahagia, aman, nyaman, gotong royong, kerja keras, iman, dan taqwa.

Samuri, salah seorang warga Desa Sale menilai, kerusakan banyak infrastruktur jalan menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diatasi pemerintah kabupaten.

Menurutnya, masih banyak ruas jalan, terutama di wilayah perdesaan yang rusak parah. Bahkan, kerusakan jalan seolah belum pernah tersentuh perbaikan dalam tiga tahun terakhir. Apabila infrastruktur jalan diperhatikan, Samuri yakin tingkat kepuasan warga atas kinerja pemerintah lumayan meningkat.

Selain Samuri, Rojikan, seorang guru yang bertugas di Sale menyebut, tingkat korupsi di wilayah Kabupaten Rembang semakin tahun semakin kelihatan meningkat. Secara khusus, ia menyoroti kasus dugaan korupsi yang justru dilakukan oleh Bupati Rembang Mochammad Salim.

Menurutnya, kasus korupsi di wilayah Kabupaten Rembang belakangan ini tergolong parah dan memprihatinkan. Ukurannya, kasus dugaan korupsi tidak terjadi di hanya satu dinas, tetapi ada setidaknya tiga dinas yang diduga menjadi sarang praktik korupsi.

Rojikan juga menilai, korupsi menghambat perkembangan pembangunan multidimensi di kabupaten yang memiliki panjang garis pantai hingga 60 kilometer ini. Senada dengan Samuri, Rojikan juga menilai kerusakan parah hampir semua infrastruktur jalan patut menjadi prioritas perhatian Pemkab Rembang.

Sementara itu, berdasarkan pantauan langsung reporter MataAir Radio dari sejumlah wilayah di Rembang timur, nyaris tidak ada perayaan khusus di tingkat kecamatan terkait Hari Jadi ke-272 Kabupaten Rembang. Bahkan banyak warga yang justru mengaku tidak tahu, jika 27 Juli adalah hari jadi Kabupaten Rembang.

Pihak Pemkab Rembang mengakui, memang tidak menggelar acara meriah pada perayaan ulang tahun kali ini. Tidak ada kirab dan pawai sebagaimana tahun sebelumnya, karena puncak hari jadi bertepatan dengan bulan Puasa. (Ilyas al-Musthofa)

One comment

  1. daerah perbatasan memang sudah harus di perhatikan,jalur lasem sale contohnya sangat memprihatinkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>