Thursday, April 17, 2014
Breaking News

PKBM Diimbau Tak “On-Off”

Pelantikan Pengurus DPD FK-PKBM Kabupaten Rembang di SKB Rembang, Sabtu (6/10). (Foto: Pujianto)

KOTA, mataairradio.net - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) diharapkan bisa terus eksis dalam pendidikan masyarakat, meski kadang keterbatasan dana kerap menjadi sandungan dalam mempertahankan eksistensi.

Demikian diungkapkan Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi PKBM Jawa Tengah, Much Isman, seusai menghadiri acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) FK-PKBM Kabupaten Rembang di Aula SKB Rembang, Sabtu (6/10).

“Kendati keterbatasan dana kerap menjadi sandungan, namun kami berharap agar setiap PKBM senantiasa eksis dalam pendidikan masyarakat. Jangan on-off. (Jangan) aktif ketika ada dana, namun pasif saat tidak ada (dana),” tandasnya.

Apalagi, menurut Isnan, program bantuan untuk PKBM dari Pemerintah tidak selalu datang. “Karena itu, PKBM perlu kembali menyadari perannya sebagai agen pendidikan masyarakat yang bekerja secara ikhlas dan sabar,” katanya.

Ia pun berpesan kepada pengurus baru DPD FK-PKBM Kabupaten Rembang agar selalu menjadi mitra yang baik dari Dinas Pendidikan setempat.

“Kepada pengurus baru, kami pesankan agar menjadi mitra yang baik dari Dinas Pendidikan setempat. Sebab, PKBM juga mediator pendidikan masyarakat dengan dinas terkait,” tandasnya.

14 orang pengurus baru DPD FK-PKBM Kabupaten Rembang untuk masa bakti 2012-2017 dilantik oleh Ketua DPW FK-PKBM Jawa Tengah, Much Isnan.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar Rembang itu dihadiri oleh antara lain Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Winaryu Kutsiyah dan Kepala Seksi Keseteraan Pendidikan Non Formal, Taswadi.

Ketua DPD FK-PKBM Kabupaten Rembang, Zaenal Abidin mengatakan, akan kembali merapatkan koordinasi antarPKBM di kabupaten ini.

“Selama ini, kesannya kurang koordinatif. Padahal ada banyak persoalan yang perlu dibicarakan penyelesaiannya. Seperti, pembuatan nomor induk lembaga (Nilem) yang saat ini masih belum terintegrasi,” ungkapnya.

Mengenai keaktifan setiap PKBM di Kabupaten Rembang, Zaenal Abidin mengklaim bahwa 14 PKBM yang ada di kabupaten ini, aktif.

“Semua aktif dan ada kepengurusannya. Mereka juga tengah menyelesaikan sejumlah program seperti program kewirausahaan dan desa vokasi,” pungkasnya. (Pujianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>