Wednesday, July 23, 2014
Breaking News

Semai Kurang, Petani Tembakau Kaliori Tegang

Petani tembakau.

Petani tembakau.

KALIORI, MataAirRadio.net - Petani tembakau di wilayah Kecamatan Kaliori disebut sedang tegang. Alasannya, sebagian besar petani mengalami kekurangan semai tembakau, sehingga mereka dibayangi isu pencurian.

Seorang petani tembakau di Desa Maguan, Fuad kepada reporter MataAir Radio, Rabu (8/5) pagi mengungkapkan, kesalahpahaman sempat terjadi antarpetani ketika mendapati semai tembakau milik seorang petani di satu bedengan hilang hingga hampir separuh.

Namun setelah diklarifikasi, ternyata dua petani yang berbagi bedengan dalam menyemai benih, salah satu di antaranya tidak melapor saat memberikan semai tembakau ke petani lain.

Fuad juga membeberkan, lantaran banyak semai tembakau yang tidak tumbuh di bedengan, maka banyak petani yang kesulitan memenuhi kebutuhan bibit di lahannya.

Ia menyebutkan, harga per batang semai tembakau sebenarnya hanya ditentukan Rp50. Namun, karena banyak petani kekurangan semai, ada sejumlah pihak yang mencoba memanfaatkannya dengan mencari keuntungan dengan menjualnya dengan harga tinggi hingga Rp125 per batang.

Selain petani di wilayah Kaliori, petani tembakau di Desa Pragu Kecamatan Sulang pun dikisruhkan dengan isu pencurian semai tembakau dari bedengan.

Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang Yosophat Susilo Hadi mengakui, curah hujan yang tinggi beberapa pekan lalu membuat lima hingga tujuh persen benih di bedengan tidak tumbuh, sehingga persoalan kekurangan semai tak terelakkan.

Namun menurutnya, sebagian petani sudah memiliki inisiatif saling membantu sebab ada yang semai tembakaunya melebihi kebutuhan lahan. (Pujianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>