Wednesday, July 23, 2014
Breaking News

Pembunuhan Sopir Dump Truk Tidak Dipicu Dendam Pribadi

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki bawah pohon pisang di hutan Petak 79A RPH Tahunan Sale.

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki bawah pohon pisang di hutan Petak 79A RPH Tahunan Sale beberapa waktu lalu. (Foto:Zam)

REMBANG, MataAirRadio.net - Kapolres Rembang Ajun Komisaris Besar Polisi Adhy Fandy Ariyanto menyatakan kasus pembunuhan terhadap sopir dump truk asal Jatirogo tidak dipicu oleh adanya dendam pribadi.

Dalam perbincangan dengan reporter MataAir Radio, Jumat (26/4) siang, Kapolres juga mengatakan, latar belakang pembunuhan adalah persaingan binis dan murni pencurian dump truk.

Keyakinan tersebut, menurut Adhy, didasarkan pada tidak adanya leasing yang merasa kehilangan. Pemilik kendaraan yang dikemudikan korban pun sampai sekarang kooperatif.

Namun apakah sikap kooperatif itu lantaran sang pemilik sudah mendapatkan ganti rugi, asuransi atau bagaimana, Kapolres menegaskan, itu merupakan bagian dari pengembangan berikutnya.

AKBP Adhy Fandy Ariyanto kembali mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan terhadap sopir dump truk asal Jatirogo yang mayatnya dibuang di hutan kawasan RPH Tahunan itu, bergantung pada penemuan truk yang dikemudikan korban.

Kapolres menegaskan, jika truk sudah berhasil didapatkan, maka akan bisa segera ditemukan sumbernya. Ia menyebutkan, saat ini kendala ada pada truk yang masih mobil.

Adhy mengatakan, belum lama ini pihaknya menerima informasi mengenai keberadaan truk yang dimaksud di wilayah Jawa Timur. Namun ketika anggotanya menindaklanjuti, truk sudah kembali mobil.

Meski terus mobil, pihaknya optimistis bisa mendapatkan truk itu segera dan membekuk tersangka pelaku. Apalagi, pihaknya kini menyebar lebih banyak informan di berbagai daerah.

Seperti diketahui, seorang pencari rumput menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki tertelungkup di bawah pohon pisang di hutan Petak 79A RPH Tahunan Kecamatan Sale pada Kamis pagi 28 Februari 2013 sekitar pukul 10.00 WIB.

Seusai olah TKP dan menghimpun keterangan, mayat tersebut diketahui sebagai Didik Irwanto (28), warga RT 5 RW 8 Desa Wotsogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban yang berprofesi sebagai sopir dump truk pengangkut material tambang. Terakhir kali, Didik diketahui mengemudikan dump truk warna kuning bernomor polisi BE 8643 DE. (Pujianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>