Wednesday, July 30, 2014
Breaking News

Pengelola Pasar Sedan Ingkari Kesepakatan

Sampah Pasar Sedan di dalam komtainer tidak dikeloala. (Foto:Ilyas)

Sampah Pasar Sedan di dalam komtainer tidak dikeloala PT Samijaya Mulya sebagai pihak yang mengelola Pasar Sedan. (Foto:Ilyas)

SEDAN, MataAirRadio.net - Pihak pengelola Pasar Sedan, PT Samijaya Mulya mengingkari kesepakatan pengelolaan sampah pasar. Buktinya, pengelola pasar membiarkan sampah teronggok di kontainer sudah sejak 1,5 bulan.

Itu artinya, sejak kontainer sampah dipasang, sampah belum sama sekali dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Padahal, pengelola pasar dan Pemerintah Desa Sedan telah membuat kesepakatan bahwa sampah di kontainer harus sudah dibuang paling lambat setiap tiga hari sekali.

Kepala Desa Sedan Muhammad Saikhu, kepada reporter MataAir Radio, Rabu (1/5) pagi mengatakan, pihaknya secara kelembagaan sudah memberikan izin kepada pengelola pasar untuk menaruh kontainer sampah di bekas pasar darurat.

Saat itu, pihaknya meminta agar pengelola membuang sampah pada kontainer paling lambat tiga hari sekali. Namun sejak dipasang pada sekitar satu setengah bulan lalu, sampah di dalamnya sama sekali belum pernah dikosongkan.

Kondisi itulah yang menurutnya membuat warga gerah, lantaran pada situasi tertentu aroma sampah begitu menyengat dan mengganggu kenyamanan warga.

Saikhu mengaku sudah beberapa kali melayangkan teguran kepada pihak pengelola pasar terkait dengan kesepakatan pengelolaan sampah. Menurutnya, berulangkali pula pihak pengelola menyatakan kesiapannya membuang sampah dari kontainer ke TPA Rembang, namun realisasinya nol.

Saikhu menandaskan, banyak warga yang mempertanyakan kepada dirinya terkait pengelolaan sampah di bekas pasar darurat. Bahkan, banyak di antara mereka yang kesal kepadanya. Untuk itu pada Kamis 2 Mei ini, pihaknya akan memberikan teguran keras secara resmi kepada pengelola pasar.

Sebagaimana diketahui, penempatan peti atau kontainer sampah di bekas pasar darurat dekat Puskesmas Sedan sempat menimbulkan pro dan kontra.

Pihak Puskesmas Sedan bahkan secara terang-terangan menyatakan keberatannya atas penempatan kontainer sampah di dekat institusinya. Kepala Puskesmas Sedan Tusnendi mengatakan, penempatan peti kemas sampah itu bisa mengganggu akreditasi puskesmas pada tahun depan. (Ilyas Almustofa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>