Tuesday, July 29, 2014
Breaking News

Mayat Korban Pembunuhan di Grobogan Itu Sunardi

Mualifah, istri korban masih tak tampak syok dengan kepergian sang suami, Sunardi untuk selamanya. (Foto Zam)

Mualifah, istri korban masih tampak syok dengan kepergian sang suami, Sunardi untuk selamanya. (Foto Zam)

SEDAN, MataAirRadio.net - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan tewas tergeletak di tepi jalan wilayah Dukuh Salak Desa Bago Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan pada Selasa (23/4) kemarin, ternyata adalah Sunardi (40), warga Dusun Koplak Desa Candimulyo Kecamatan Sedan.

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Ngadiyo yang ditemui oleh reporter MataAir Radio di Mapolsek Sedan, Rabu (24/4) petang menuturkan, terkuaknya identitas Sunardi bermula ketika pihak Polsek Sedan menerima informasi terkait penemuan mayat di Grobogan yang disebarkan oleh pihak Kepolisian Resor Rembang dari Polres Grobogan.

Sementara di Desa Candimulyo Kecamatan Sedan, istri Sunardi, Mualifah tengah dilanda cemas dan khawatir karena sang suami tidak bisa dihubungi sejak Senin (22/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Selama ini, jika pun bepergian atau pulang telat, Sunardi selalu memberikan kabar kepada istrinya.

Mendengar kabar penemuan mayat laki-laki di Grobogan, kakak ipar korban, Arifin datang ke Mapolsek Sedan. Selanjutnya dengan ditemani anggota polsek setempat, mereka bertandang ke Grobogan dan baru sampai pada Rabu (24/4) dini hari. Ternyata benar, mayat itu adalah Sunardi, bapak dengan satu anak perempuan berusia tujuh tahun.

Mayat pria yang kali pertama ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan terbungkus terpal warna biru itu, Rabu (24/4) siang sekitar pukul 14.30 WIB dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Candimulyo Kecamatan Sedan.

Mualifah istri korban menuturkan, sehari sebelum kejadian atau pada Senin pagi 22 April 2013, suaminya sudah sempat mengirim batu koral ke Bojonegoro. Setelah itu Sunardi berencana hendak mengirim material serupa ke Purwodadi.

Namun kepada sang istri, Sunardi mengabarkan bahwa dia urung ke Purwodadi karena ada seseorang yang menghubunginya via ponsel dan memintanya kirim ke Jiken Blora karena dijanjikan harga lebih tinggi.

Menurut Mualifah, Sunardi mengabarkan hal itu kepadanya pada sekitar pukul 15.00 WIB, namun satu jam kemudian ponsel sang suami sudah tidak lagi bisa dihubungi. Hingga akhirnya pada Selasa (23/4) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, warga Desa Bago Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan menemukan mayat suaminya.

Pihak Polres Grobogan menduga, Sunardi merupakan korban pembunuhan. Karena saat kali pertama ditemukan dan saat autopsi, pada tubuh korban ditemukan luka akibat jeratan tali tambang di bagian leher dan dahi robek diduga akibat pukulan benda tumpul.

Polisi kini tengah memburu pelaku berikut dump truk bernomor polisi H 7430 XX milik korban yang diduga dibawa kabur pelaku. Keluarga korban berharap polisi bisa bertindak cepat dan berhasil menangkap pelaku dan mengungkap motifnya membunuh Sunardi.

Dan untuk diketahui, dump truk tersebut baru saja dibeli korban dengan cara kredit dan angsuran pertamanya jatuh tempo pada Rabu 24 April 2013. (Zamroni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>