Thursday, July 31, 2014
Breaking News

Kejari Tetapkan Seorang Lagi Tersangka Korupsi Buku Ajar

Kejaksaan Negeri Rembang menetapkan seorang lagi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku ajar untuk SD dan SMP 2010. (Foto:AFTA)

Kejaksaan Negeri Rembang menetapkan seorang lagi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku ajar untuk SD dan SMP 2010. (Foto:AFTA)

REMBANG, MataAirRadio.net - Kejaksaan Negeri Rembang menetapkan seorang lagi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku ajar untuk SD dan SMP 2010. Namun pihak kejaksaan masih belum mau membeber nama tersangka itu, meskipun hanya inisial.

Kepala Kejaksaan Negeri Rembang Sudirman Sjarif kepada reporter MataAir Radio, Senin (20/5) pagi mengungkapkan, penetapan satu lagi tersangka itu merupakan hasil dari rapat staf penyidik kasus tersebut.

Meski enggan membeber nama maupun inisial tersangka, Kajari menyebutkan, tersangka merupakan orang yang paling bertanggung jawab dalam pengadaan buku ajar yang merugikan negara Rp4,2 miliar itu. Ketika ditanya apakah tersangka itu adalah Kepala Dinas Pendidikan, Kajari hanya mengatakan, ada kemungkinan.

Sudirman Sjarif menambahkan, setelah menetapkan satu tersangka baru, pihaknya akan melaporkan ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Menurutnya, begitu berkas perkara Bambang Joko Mulyono atau tersangka sebelumnya dalam kasus ini, dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang, maka pihaknya akan langsung memberkas perkara tersangka yang baru.

Dalam waktu dekat ini, Sudirman juga mengaku akan segera memeriksa saksi-saksi. Dan sebagaimana standar operasional prosedur, pihak Kejaksaan Negeri Rembang akan segera pula melakukan penahanan terhadap tersangka.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Negeri Rembang sedang menangani kasus dugaan korupsi buku ajar untuk SD dan SMP yang dibiayai dengan dana alokasi khusus atau DAK 2010.

Pihak kejaksaan menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan buku ajar yang juga merupakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Bambang Joko Mulyono sebagai tersangka dan menahannya sejak Januari lalu. Saat ini berkas perkara tersangka Bambang sedang dalam tahap penuntutan dan akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang. (Pujianto)

One comment

  1. Tak Mungkin Uang sebesar 4M lebih kok kekuasaan tidak terlibat… ibarat ada batu berukuran 4meter dalam kamar tamu kok tidak ketahuan… sanga tidak masuk akan kalo hanya Dandhung dan Bmabang Joko saja yang terlibat… Pasti kekuasaan diatasnya terlibat… itu pasti utnuk ukuran 4Milyar di kabupaten miskin semacam ini… dan seret semua orang-orang dekat kekuasaan yang telah merusak lembaga pendidikan di rembang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>