Friday, July 25, 2014
Breaking News

Inilah Nama 14 ABK KM Sumber Rejeki Putra yang Tenggelam

REMBANG – MataAirRadio.net, Pos TNI Angkatan Laut Rembang, Kamis (10/1) pagi, merilis 14 nama anak buah kapal motor nelayan “Sumber Rejeki Putra” yang tenggelam akibat dihantam ombak besar di perairan antara Pulau Karamian dengan Pulau Masalembu, masuk wilayah Kabupaten Sumenep, Madura.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang, Letnan Dua Laut (P) Hartono kepada reporter MataAir Radio, mengungkapkan, 14 ABK itu adalah Santoso, Rasmin, Barok, Lasdi, Sunarto, Ari, Genjik, Kadir, Sutrimo, Rahman, Pujianto, Jupri, Widodo, dan nahkoda Subakir.

Namun, Letda Laut Hartono tidak berani memastikan, alamat dari masing-masing ABK lantaran beberapa nama merupakan nama panggilan atau sapaan akrab.

Ia juga mengungkapkan, lokasi persis tenggelamnya kapal motor “Sumber Rejeki Putra” berada di koordinat lima derajat enam menit lintang selatan dan 115 derajat 17 menit bujur timur, atau berada di kawasan 20 mil dari Pulau Karamian.

Letda Laut Hartono menuturkan, kapal milik Haji Basir asal Tasikagung Rembang yang telah dijual kepada Agus Prasetyo namun belum di balik nama itu, dilaporkan berangkat dari Juana pada Senin pagi, 17 Desember lalu.

Sebelum kemudian kapal karam dan ABK tenggelam, Letda Laut Hartono juga menuturkan, Subakir sang nahkoda kapal sempat berwasiat menitipkan nasib anak dan istrinya kepada petugas melalui pesawat radio, apabila nahas menimpa kapalnya.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut Rembang, Letnan Dua Laut (P) Hartono menyatakan, saat ini tinggi ombak di wilayah Pulau Karamian mencapai enam meter.

Karena itu, pihaknya melarang sementara nelayan mulai dari Juana, Rembang, Kragan, Sarang, melaut menangkap ikan sampai setidaknya 18 Januari mendatang.

Ia menyatakan sudah menyampaikan larangan itu kepada setiap nahkoda kapal yang menyandarkan armadanya di setiap pelabuhan di wilayah-wilayah tersebut.

Sebelumnya diberitakan, 15 nelayan yang merupakan ABK Kapal Motor Sumber Rejeki Putra tenggelam dan hilang berikut bangkai kapal berbobot mati 22 grosston tersebut. Namun, pihak pos TNI Angkatan Laut Rembang memastikan, jumlah nelayan yang hilang tidak 15 tetapi 14.

Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam ombak besar. Ombak menyobek lambung kapal bagian depan. Saat ombak menerjang, kapal tersebut sedang akan melego jangkar atau membuang sauh di sekitaran Pulau Karamian. (Pujianto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>