Thursday, July 24, 2014
Breaking News

Gus Yahya: Keberadaan Pesantren Terpojokkan

Kyai Haji Yahya Cholil Staquf. (Foto:AFTA)

Kyai Haji Yahya Cholil Staquf. (Foto:AFTA)

REMBANG, MataAirRadio.net - Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang Kyai Haji Yahya Cholil Staquf prihatin dengan perkembangan dunia pendidikan di Tanah Air.

Syuriah PBNU ini menilai, saat ini kebijakan Pemerintah tentang pembangunan pendidikan tidak banyak mengakomodir kepentingan dari kalangan pesantren.

Dalam perbincangan dengan reporter MataAir Radio, Senin (6/5) sore kemarin, ulama muda yang akrab disapa Gus Yahya ini memandang, pembangunan pendidikan di Tanah Air belakangan ini semakin memojokkan keberadaan pesantren.

Akibatnya, pesantren menjadi semakin kehilangan ruang untuk mengembangkan diri. Ia menjelaskan, terbatasnya ruang pesantren itu disebabkan oleh sikap pemerintah yang bersikeras menangani seluruh aspek pendidikan.

Padahal, masyarakat memiliki tradisi tersendiri dalam mengembangkan pendidikan. Pemerintah perlu membatasi diri dengan memetakan, mana-mana yang bisa ditekelnya. Sebab, kemampuan Pemerintah memang terbatas.

Gus Yahya juga menyebutkan, jika sampai pesantren tidak diberikan apresiasi dan ruang yang cukup untuk mengembangkan diri, maka pesantren hanya memiliki dua pilihan untuk bertahan.

Pesantren akan kehilangan jati diri kepesantrenannya karena dipaksa untuk mengikuti kebijakan pemerintah atau pesantren akan menjadi lembaga pendidikan alternatif yang terpisah jauh dari arus besar pembangunan pendidikan Pemerintah.

Namun menurutnya, kedua pilihan itu sangat tidak ideal, sehingga pemerintah perlu berpikir lebih jernih lagi untuk membangun tatanan pendidikan di Indonesia dengan mengedepankan realitas kebutuhan pendidikan masyarakat.

Selain itu pemerintah beserta pembuat kebijakan yang lain, perlu juga lebih bijak dalam menetapkan keputusan yang berkaitan langsung dengan pembangunan pendidikan.

Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap peran pesantren dalam menentukan arah pendidikan di Indonesia, Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Rembang menggelar diskusi tentang “Aspirasi Pesantren dalam Pembangunan Pendidikan” di Gedung Haji Rembang, Senin (6/5) kemarin. (Afta Ahmad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>